Obat Penyakit Typus dengan Cacing kalung

Kalau Melihat rupa dan bentuknya hewan yang satu ini sangat menjijikan dan banyak orang yang fobia hewan ini karena jijiknya itu..tapi dibalik jijiknya itu tersimpan Khasiat yang sangat Luar biasa terutama untuk Pengobatan Penyakit Panas atau Typus. Sejak kecil saya suka minum Ramuan ini ketika saya terserang Penyakit Panas atau Typus, Saya pernah mengalami Lumpuh karena penyakit Panas yang berkepanjangan hampir 1 Bulan sehingga saya tidak bisa berjalan dan Alhamdulillah dengan Ramuan Hewan yang satu ini sebagai Bahan Utama ramuan saya dinyatakan Sembuh dan bisa berjalan lagi (Red.Penglaman waktu umur 7 Tahun)

Cacing Kalung atau dalam bahasa ilmiahnya Pheretima aspergillu, telah dipercaya oleh masyarakat Indonesia tentang keampuhannya menyembuhkan penyaki Tifus.

Dari 1800 spesies cacing (piogama.ugm.ac.id), hanya dua spesies cacing yang sering dijadikan obat tradisional, Yaitu Cacing Eropa atau Introduksi (Lumbricus rubellus) dan Cacing Kalung atau Long(Pheretima aspergillum).

Dalam kasus penyakit tifus, ekstrak cacing tanah bisa bekerja dari dua sisi, yaitu membunuh bakteri penyebabnya sekaligus menurunkan demamnya.

Lalu apa yang menyebabkan kita terkena dengan penyakit tifus?

Tifus adalah suatu penyakit infeksi bakterial akut yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi. Di Indonesia penderita tifus atau disebut juga demam tifoid cukup banyak, tersebar di mana-mana, ditemukan hampir sepanjang tahun, dan paling sering diderita oleh anak berumur 5 sampai 9 tahun. Kurangnya pemeliharaan kebersihan merupakan penyebab paling sering timbulnya penyakit tifus. Pola makan yang tidak teratur dan menyantap makanan yang kurang bersih dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini. 

Bakteri Tifoid ini dapat ditemukan di dalam tinja & air kencing, untuk melihatnya tentu saja harus memakai teleskop mikroskop karena bakteri tidak dapat dilihat langsung dengan mata kita.

Makanya kita dianjurkan untuk mencuci tangan sampai bersih sebelum makan, karena bisa saja tangan kita penuh dengan bakteri tifoid ini. Selain kita sendiri yang dapat menyebarkan bakteri ini, ada faktor lain yang dapat mengantarkan bakteri ini masuk kedalam pencernaan kita, siapa lagi kalo bukan “si lalat nakal”. Lalat adalah serangga yang menyukai tempat kotor dan bersih, kita lihat saja disekeliling kita mungkin ada satu atau dua lalat yang lewat didepan mata kita.

Bagaimana lalat ini dapat menyebarkan bakteri tifoid?, setelah lalat hinggap di atas tinja atau tempat kotor lalu hinggap di atas makanan kita. Kita makan makanan yang telah berisi bakteri tifoid, maka masuklah bakteri tersebut kedalam pencernaan kita dan mulai melakukan serangan terhadap pertahan tubuh kita. Mungkin saja bakteri ini hancur dalam perjalanannya karena pertahanan tubuh kita kuat, namun apabila pertahanan tubuh kita sedang down maka terseranglah kita dengan yang namanya penyakit tifus.

Bagaimana gejala awal Penyakit Tifus?

Gejala penyakit ini datang secara bertahap, 1-2 minggu biasanya penderita merasakan sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit, demam,  penurunan nafsu makan dan nyeri perut. Ada juga sebagian penderita merasakan sakit ketika kencing, batuk atau keluar darah dari hidung. Segeralah berobat apabila sudah mengalami gejala diatas, atau segera minum ramuan cacing kalung buatan sendiri.

Hati-hati apabila tidak segera diobati, takut-takutnya terjadi komplikasi yang dapat menyebabkan penderita meninggal. Banyak penderita yang mengalami perdarahan usus. Biasanya perdarahan terjadi pada minggu ketiga, nyeri perut yang hebat karena isi usus menginfeksi ronga perut (peritonitis). Pneumonia bisa terjadi pada minggu kedua atau ketiga dan biasanya terjadi akibat infeksi pneumokokus (meskipun bakteri tifoid juga bisa menyebabkan (pneumonia), Infeksi kandung kemih dan hati, Infeksi darah (bakteremia) kadang menyebabkan terjadinya infeksi tulang (osteomielitis), infeksi katup jantung (endokarditis), infeksi selaput otak (meningitis), infeksi ginjal (glomerulitis) atau infeksi saluran kemih-kelamin. Pada sekitar 10% kasus yang tidak diobati, gejala-gejala infeksi awal kembali timbul dalam waktu 2 minggu setelah demam mereda.

Bagaimana cara mengobatinya?

Kalau untuk obatnya, silahkan tanyakan kepada doktor spesialis yang menangani kasus tifus, saya hanya akan memberikan sedikit tips bagaimana membuat ramuan dengan bahan dasar cacing kalung.

Bahan per ½ gelas atau 100cc:

  1. Cacing kalung (bisa dicari di tanah yang lembab) 5 ekor.
  2. Telur ayam kampung/telur bebek 1 biji,
  3. Madu 2 Sendok Makan
  4. Pegagan (Antanan) secukupnya.

Pengolahan:

  1. Cuci cacing kalung sampai bersih, buang kotorannya sehingga yang tersisa hanya kulitnya saja. Blender sampai halus dengan Pegagan kalau perlu dikasih air sedikit saja hanya untuk membantu ketika proses blender. Kalau nggak punya blender di tumbuk saja sampai halus atau pinjem tetangga.:)
  2. Untuk telur ayam/bebek, ambil hanya kuning telurnya saja, kocok sampai keliatan membusa, ketika di kocok masukan cacing campur pegagan yang telah halus tadi, lalu tambahkan juga madu, tambah air hangat sedikit.

Manfaat:

-           Cacing kalung; untuk membunuh bakteri tifoid dan menurunkan panas

-          Telur; berisi protein untuk menambah tenaga

-          Madu; berisi banyak vitamin untuk memperkuat pertahanan tubuh

-          Antanan; menghangatkan tubuh.

Untuk Pembelian Obat Cacing yang sudah dikemas dalam botol bisa pesan pada kami dengan Harga Cukup Murah Rp.10.000,- isi 600ml. Untuk Daerah Tasikmalaya Kota Barang bisa kami antar ke Tempat Anda dengan Cara SMS dengan format : Pesan#obatcacing#banyaknya#Nama#Alamatlengkap#NoHp kirim ke 085353246940 dan untuk yang lebih praktis dalam bentuk kapsul yang komposisinya terdiri dari : Lumbricus Rubellus, Curcuma Domestica,Coriandrum sativum .

1. Kapsul Jamu ( Kapsul Cacing ) Waluya

Yang berkhasiat mengobati :
Maag, Typus dan gejalanya, Kuning ( Liver ), Sariawan,Perbaikan fungsi pencernaan dan Sembelit.

Untuk kasus penurun panas (demam ) Typus khasiatnya bisa langsung dirasakan kurang dari 2 jam.
Sedangkan untuk keluhan pencernaan seperti Maag khasiatnya bisa dirasakan kurang dari 6 jam dan akan benar benar terasa manfaatnya setelah pemakaian rutin selama 4 hari.

Walaupun Kapsul Jamu Waluya bisa bekerja sangat efektif namun kapsul Jamu Waluya benar benar bebas dari Bahan Kimia Obat , ini dibuktikan dengan hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh lembaga yang telah terakreditasi KAN dengan metode uji SNI 01-2897-1922 HPLC yang menyatakan bahwa Jamu Waluya Negative terhadap Cemaran Kimia Obat.

Dalam penyajiannya Jamu Waluya dikemas dalam bentuk Strip isi 12 kapsul 20 Sachet

Harga Rp.60.000 isi 240 kapsul ( 20 Sachet @12 Kapsul ), Untuk pemesanan silahkan SMS ke 085353246940 dengan format : Kapsul Cacing Waluya#jumlah box#Nama#Alamat#NoHp.

Semoga Bermanfaat!

Powerd by : Obat Penyakit Tifus dengan cacing kalung